Sabtu, 13 Februari 2021

One Meal A Day Diet, Salah Satu Diet yang Digandrungi

Dalam berbagai penelitian, memperpanjang jarak waktu di setiap makan, bisa berdampak signifikan pada otak dan membuat fungsi tubuh yang jauh lebih baik.

Dari sekian banyak puasa intermiten yang kini digandrungi, One Meal A Day Diet (OMAD) adalah salah satunya. Diet tersebut, lebih menekankan pada puasa sepanjang hari dengan jeda makan tambahan satu kali makan sehari.

Jadwal OMAD memiliki rasio puasa 23: 1, yang memungkinkan tubuh puasa 23 jam sehari untuk menikmati keuntungan dari gaya hidup puasa. Jika Anda berencana membakar berat badan, meningkatkan mental dan menyederhanakan waktu untuk makanan, OMAD bisa menjadi cara.

Pertanyaanya, apa diet tersebut efektif untuk menurunkan berat badan? Diet itu memang efektif, namun tidak untuk sebagian orang. Pada kenyataannya, Anda bahkan mungkin akan menambahkan berat badan setelah diet tersebut. Karenanya, untuk menekan nafsu makan saat melakukan OMAD, bisa dibarengi dengan suplemen penekan nafsu makan.

Menambah dan Mengurangi Berat Badan

Dengan mengkonsumsi makanan hanya sekali sehari, tidak berarti jika akan selalu menurunkan berat badan. Untuk keadaan tertentu, tubuh akan merespon lebih buruk pada saat melakukan satu kali makan sehari. Sehingga, Anda malah dapat mulai menambah berat badan yang nyata.

Untuk penurunan berat badan, seseorang pada umumnya harus mendapat lebih sedikit kalori daripada yang dibakar. Seperti kasus sebelumnya, jika Anda membutuhkan 2000 kalori sehari, dan hanya minum air hampir sepanjang hari sebelum makan malam dengan 1000 kalori yang baik, Anda dapat membuat tubuh mengalami defisit kalori.

Karenanya, jika Anda makan satu kali sehari dengan sekitar 1.000 kalori dalam sepekan, Anda akan mengalami defisit 7.000 kalori dengan hanya mengonsumsi satu kali makan sehari. Ini adalah pengurangan berat badan 0,9 Kg tanpa latihan.

Untuk memahaminya, ada beberapa hal yang perlu diketahui bagaimana tubuh menyerap makanan. 

Pada dasarnya, tubuh Anda dibentuk untuk menyerap makanan yang Anda konsumsi dan menyebarkan vitamin serta nutrisi ke dalam tubuh.  Penting untuk memberinya nutrisi yang dibutuhkan agar tetap sehat dengan menjaga pola makan yang tepat. 

Pola itu juga melibatkan makan beberapa porsi kecil sehari.  Itulah sebabnya dokter perawatan kesehatan menganjurkan agar Anda mengonsumsi lima hingga enam kali makan sehari untuk mempertahankan berat badan yang lebih sehat atau menurunkan berat badan.

Dalam prosesnya, saat menjalankan OMAD, tubuh lapar akan makanan dan mineral untuk menjaga metabolisme. Karenanya tak aneh, jika kita berasumsi dengan mengurangi komponen asupan tersebut, konsekuensinya malah terdengar akan kelaparan sepanjang waktu. Tetapi sebaliknya, saat makan pasca melakukan OMAD, tubuh secara alami akan makan berlebihan.

Cara Mulai OMAD

OMAD, merupakan jadwal puasa intermiten yang sangat intens, terutama untuk pemula. Pelaksanaan intinya, menghindari makan selama 23 jam sehari. Bagaimana jika kita tidak terbiasa puasa? Ada beberapa tip yang bisa dilakukan.

Pertama, mulai dengan camilan kecil saat melakukan puasa intermiten setiap hari. Lalu, mulailah dengan berpuasa dalam waktu yang lebih singkat.  Lakukan puasa rileks selama 16-20 jam sehari, lalu terus lakukan puasa selama 23 jam sehari.

Dalam diet ini memang ada efek, khususnya, dengan mengonsumsi satu kali makan sehari akan menyebabkan gula darah menurun. Gula darah rendah memicu rasa lapar yang ekstrim yang membuat Anda makan berlebihan atau mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan bisa menggemukkan.

Masalah lain dengan makan hanya satu kali sehari adalah mengurangi metabolisme. Seperti yang Anda ketahui, semakin cepat metabolisme Anda, semakin sulit menurunkan berat badan. Ini adalah cara tubuh mempercepat dan mempertahankan nutrisi yang dimilikinya dalam upaya untuk menyebarkannya sebelum menyerap lebih banyak.  

Pola diet ini mengharuskan Anda untuk lebih hati-hati dengan asupan nutrisi. Pasalnya, nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi ini harus mencukupi untuk satu hari.

Pastikan makanan yang Anda konsumsi juga memenuhi nutrisi yang paling Anda butuhkan. Perhatikan juga keseimbangan antara protein, karbohidrat, serta lemak dari makanan yang Anda konsumsi.

Walau cara ini membatasi makanan Anda, namun ketika lapar, Anda tetap boleh mengonsumsi dua kudapan ringan seperti telur rebus atau buah. Anda juga bisa memilih minuman rendah kalori seperti kopi hitam atau teh. Konsumsi air putih sepanjang hari juga membantu mengurangi rasa lapar. Anda juga bisa mengonsumsi Nutrishake. Kalori yang ada pada Nutrishake setiap porsinya hanyalah 70 kalori saja dan jumlah ini merupakan jumlah kecil dibandingkan kita mengonsumsi makanan/snack yang tinggi akan gula, oleh karena itu nutrishake dapat dijadikan cemilan sehat kita untuk memenuhi Hasrat akan ngemil yang tidak sehat. 

Coba resep smoothies ini. Tinggal campur mangga, pisang, susu rendah lemak, yoghurt dan Nutrishake vanilla. Jadi deh smoothies yang lezat dan bernutrisi.


Penelitian menunjukkan bahwa menurunkan 20 hingga 25 persen kalori dari makanan sehari-hari bisa bermanfaat meningkatkan kesehatan jantung.

Berdasat penelitian pada Nutrition Journal, jenis intermittent fasting ini juga bisa meningkatkan ingatan bagi orang tua. Diketahui bahwa hal ini bisa menurunkan kadar gula darah. Walau begitu, penderita diabetes harus berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukannya.

Pola diet ini juga tidak disarankan untuk wanita hamil serta ibu menyusui. Pasalnya, kebutuhan kalori yang mereka miliki meningkat.

Selain itu, seseorang yang memiliki masalah gastrointestinal juga sebaiknya berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter. Tentu saja, pada pola makan apa pun yang diterapkan, penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan pakar nutrisi. 

Tips Meal Plan

Untuk menjaga berat badan dalam 1 piring : 

  • Sayuran mentah atau olahan 
  • Protein Hewani atau nabati
  • Karbohidrat kompleks

Untuk Berat badan normal menambah Energi dan Fokus dalam 1 piring :

  • Sayuran mentah atau olahan
  • Protein Hewani atau nabati
  • Karbohidrat kompleks

Porsi menjaga Berat Badan

Porsi Berat Badan Normal / Energi & Fokus


NUTRISI PLATE MODEL



Menjaga Berat Badan

  • 3/4 Sayuran mentah atau olahan 
  • 1/4 protein rendah lemak dan karbohidrat kompleks

Energi & Fokus 

  • 1/2 Sayuran mentah atau olahan
  • 1/4 protein rendah lemak 
  • 1/4 karbohidrat kompleks

Tidak ada komentar:

Posting Komentar